Info Sekolah
Minggu, 23 Jun 2024
  • PPDB SMARKA akan segera Launching pada Januari 2024 di Menu PPDB
  • PPDB SMARKA akan segera Launching pada Januari 2024 di Menu PPDB
2 Februari 2024

Budaya 5R SMARKA

Jum, 2 Februari 2024 Dibaca 1127x

Konsep 5R, atau yang juga dapat disebut 5S karena terdiri dari lima kata awalan huruf ‘S’, merupakan metode yang merujuk pada praktik-praktik pengaturan dan pemeliharaan tempat kerja yang efektif. Setiap elemen 5R memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang lebih teratur, efisien, dan produktif. Berikut adalah penjelasan lebih mendalam mengenai setiap elemen 5R:

1. Ringkas / Seiri

Elemen pertama, Ringkas (Seiri), berfokus pada penyederhanaan dan pengurangan benda-benda yang tidak diperlukan di area kerja. Ini melibatkan mengidentifikasi barang-barang yang tidak lagi digunakan atau dibutuhkan dan menghapusnya dari lingkungan kerja. Tindakan ini akan membuat ruang kerja lebih luas, efisien, dan memungkinkan hanya barang-barang yang benar-benar penting tetap ada.

2. Rapi / Seiton

Elemen kedua, Rapi (Seiton), melibatkan pengaturan barang-barang yang tersisa setelah tahap penyederhanaan. Tujuannya adalah untuk menyusun barang-barang tersebut dengan cara yang terorganisir, mudah dijangkau, dan estetis. Pemisahan dan penataan yang baik akan membantu menghindari kekacauan dan waktu yang terbuang saat mencari barang.

3. Resik / Seiso

Elemen ketiga, Resik (Seiso), mengacu pada kebersihan dan pemeliharaan tempat kerja. Ini melibatkan pembersihan berkala untuk menjaga peralatan, area kerja, dan lingkungan tetap bersih. Pembersihan yang teratur tidak hanya menciptakan lingkungan yang lebih nyaman, tetapi juga memperpanjang umur peralatan dan mencegah masalah kesehatan.

4. Rawat / Seiketsu

Elemen keempat, Rawat (Seiketsu), berfokus pada pemeliharaan berkelanjutan dari praktik-praktik 5R yang telah diterapkan. Ini melibatkan menjaga dan merawat tempat kerja secara terus-menerus. Pemeliharaan ini mencakup hal-hal seperti pembersihan berkala, perawatan peralatan, dan pemantauan agar praktik-praktik 5R tetap berjalan efektif.

5. Rajin / Shitsu

Elemen kelima, Rajin (Shitsu), adalah kunci utama dalam menerapkan keseluruhan konsep 5R. Kedisiplinan dan kesadaran pribadi sangat diperlukan untuk menjaga praktik-praktik 5R tetap berjalan dan menjadi kebiasaan. Tanpa kedisiplinan dan ketekunan, konsep 5R tidak akan memberikan hasil yang diharapkan.

Di SMK Ma’arif NU Kajen Penerapan Budaya 5R diimpikasikan saat selesai belajar Praktek dibengkel, membersihkan serta mengembalikan alat-alat bengke ke tempat semula. Selain itu juga menjalankan piket terjadwal sepulang sekolah.

Piket sepulang sekolah, setiap siswa menganggkat kursi diatas meja, kemudian siswa yang terjadwal piket membersihkan kelas. Setiap alat juga terdapat marking tempat.

Artikel Lainnya

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Tinggalkan Komentar

 

Please login to write comment.

Contact Us